Irianto Tekankan Percepatan Infrastruktur Harus Sejalan dengan Kualitas

PATI, mbjateng.com – Percepatan pembangunan infrastruktur di Kabupaten Pati diminta tidak hanya berorientasi pada penyelesaian pekerjaan. Komisi C DPRD Pati menilai aspek kualitas harus tetap menjadi perhatian utama selama proyek berlangsung.

Wakil Ketua Komisi C DPRD Pati, Irianto Budi Utomo, mengatakan percepatan pekerjaan menjelang berakhirnya tahun anggaran tidak boleh menjadi alasan untuk mengabaikan mutu pembangunan.

Hal itu disampaikannya usai mengikuti rapat koordinasi bersama Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Pati, Rabu (7/10/2026).

Menurut Irianto, tingginya progres pembangunan memang menjadi hal positif. Namun, capaian tersebut harus dibarengi dengan pengawasan yang ketat agar hasil pekerjaan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan.

“Jangan sampai karena mengejar penyelesaian akhir tahun, kualitas pekerjaan justru tidak maksimal,” katanya.

Ia menegaskan, infrastruktur yang dibangun menggunakan anggaran daerah diharapkan mampu memberikan manfaat dalam jangka panjang. Karena itu, setiap pekerjaan harus mengacu pada spesifikasi teknis, perencanaan, serta ketentuan yang berlaku.

“Yang kita lihat bukan hanya selesai atau belum selesai. Kita juga harus melihat apakah hasilnya sesuai dengan perencanaan dan spesifikasi yang ditentukan,” ujarnya.

Irianto menambahkan, pengawasan tidak cukup dilakukan ketika proyek mendekati masa akhir pengerjaan. Pemantauan harus dilakukan sejak proses pekerjaan dimulai hingga proyek dinyatakan selesai.

Hal tersebut menjadi penting mengingat sejumlah proyek infrastruktur jalan di Kabupaten Pati memiliki nilai anggaran yang cukup besar. Dalam pembahasan Komisi C sebelumnya, proyek jalan dengan nilai sekitar Rp102 miliar telah memasuki tahap kontrak. Sementara itu, pekerjaan senilai kurang lebih Rp26 miliar masih berada dalam proses lelang.

Besarnya nilai anggaran tersebut, kata Irianto, harus diikuti dengan pengawasan yang sepadan. DPRD tidak ingin pembangunan yang telah menghabiskan anggaran besar justru menimbulkan persoalan setelah selesai dikerjakan.

“Nilai anggarannya besar, sehingga pengawasannya juga harus serius. Jangan sampai setelah selesai justru muncul persoalan baru,” jelasnya.

Komisi C, lanjut Irianto, akan terus menjalankan fungsi pengawasan terhadap berbagai program pembangunan yang dilaksanakan DPUTR Pati.

Ia berharap percepatan pembangunan tetap menghasilkan pekerjaan yang berkualitas, tepat sasaran, dan sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan.

“Kami ingin pembangunan cepat, tetapi tetap tepat mutu, tepat sasaran, dan sesuai aturan,” pungkasnya.

(ADV)

banner 300x250

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *