Jaga Daya Beli Masyarakat, Muslihan Dorong Program Intervensi Harga Bahan Pokok di Pati

Pati, mbjateng.com – Melemahnya daya beli masyarakat menjadi perhatian serius bagi jajaran legislatif di Kabupaten Pati. Ketua Komisi B DPRD Pati, Muslihan, menyatakan bahwa pemerintah daerah memiliki tanggung jawab moral untuk memastikan setiap warga mampu menjangkau kebutuhan pokok harian mereka tanpa terbebani harga yang selangit.

Kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya pulih pasca berbagai krisis global menuntut adanya langkah-langkah luar biasa. Muslihan berpendapat bahwa program-program konvensional mungkin sudah tidak lagi mencukupi untuk merespons laju inflasi yang mengancam. Maka dari itu, ia meminta dinas teknis untuk melakukan kajian mendalam mengenai pola distribusi dan ketersediaan stok pangan di gudang-gudang daerah.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

“Ya saya harap untuk dinas terkait ada program terobosan lah ya supaya bisa memenuhi kebutuhan masyarakat dalam kebutuhan pokok,” tegas Muslihan. Baginya, kehadiran pemerintah harus dirasakan nyata melalui kebijakan yang meringankan beban finansial keluarga.

Ia juga mengusulkan adanya penguatan peran BUMD atau lembaga distribusi lokal untuk memangkas rantai pasok yang terlalu panjang. Jika rantai pasok bisa diefisiensikan, maka harga di tingkat konsumen bisa ditekan lebih rendah. Inovasi-inovasi seperti inilah yang dinanti oleh masyarakat luas agar ketahanan pangan di Kabupaten Pati tetap kokoh meski dihantam badai ekonomi global. (ADV)

banner 300x250

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *