Cari Solusi Kios Kosong di Plaza Pragolo, Karmijan Minta Pemda dan Pedagang Duduk Bersama

PATI – Penyelesaian masalah keterpurukan Plaza Pragolo Pati dinilai memerlukan kesepahaman bersama antara pemerintah daerah, badan pengelola, dan para pelaku usaha. Komisi C DPRD Kabupaten Pati mendesak pembukaan ruang dialog inklusif demi merumuskan formulasi penyelamatan aset daerah tersebut.

Anggota Komisi D DPRD Pati, Karmijan, menegaskan bahwa jalan keluar dari persoalan sepinya pedagang tidak dapat dirumuskan secara sepihak oleh jajaran birokrasi tanpa melibatkan aspirasi riil para penyewa kios.

“Langkah paling krusial saat ini adalah mendudukkan semua pihak dalam satu meja musyawarah. Pengelola harus mendengar langsung apa yang menjadi kendala utama para pedagang selama ini,” tegas Karmijan.

Politisi Fraksi PKS itu menilai bahwa penyamaan persepsi mengenai skema tarif, jaminan kenyamanan pengunjung, dan efektivitas promosi hanya bisa tercapai apabila terdapat transparansi dan niat baik dari seluruh pemangku kepentingan.

Ia berharap melalui forum diskusi terbuka tersebut, pemerintah daerah dapat menerbitkan formula kebijakan baru yang saling memenangkan (win-win solution) bagi semua pihak.

“Sinergi dan komunikasi yang tersumbat harus segera dicairkan. Hanya dengan melangkah bersama, kita bisa mengembalikan fungsi Plaza Pragolo sebagai salah satu pusat pertumbuhan ekonomi di Pati,” ujarnya.

banner 300x250

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *