Kembangjoyo Berpotensi Jadi Pusat Promosi UMKM dan PKL

PATI, mbjateng.com – Rencana pengembangan Car Free Night di kawasan Alun-Alun Kembangjoyo dinilai memiliki potensi untuk mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat. Selain menjadi ruang rekreasi, kawasan tersebut dapat dimanfaatkan sebagai tempat promosi bagi pelaku UMKM dan pedagang kaki lima (PKL).

Ketua Komisi C DPRD Pati, Joni Kurnianto, mengatakan kegiatan yang mampu menghadirkan banyak pengunjung dapat memberikan peluang bagi pelaku usaha lokal untuk memperkenalkan sekaligus menjual produk mereka.

Menurutnya, Kembangjoyo memiliki peluang untuk dikembangkan sebagai ruang publik yang tidak hanya ramai dari sisi aktivitas masyarakat, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi bagi warga.

“Car Free Night jangan hanya kita lihat sebagai kegiatan hiburan. Kalau dikemas dengan baik, ini bisa menjadi pasar bagi UMKM dan PKL,” ujar Joni.

Ia menilai keberadaan UMKM dan PKL dalam sebuah ruang publik perlu dikelola secara terencana. Penempatan pedagang, kebersihan kawasan, akses pengunjung, hingga keamanan perlu dipersiapkan agar aktivitas ekonomi dapat berlangsung dengan nyaman.

Joni juga mendorong agar produk-produk unggulan daerah mendapat ruang lebih besar dalam kegiatan yang nantinya digelar di kawasan tersebut. Dengan begitu, masyarakat yang berkunjung tidak hanya menikmati suasana, tetapi juga memiliki kesempatan mengenal berbagai produk lokal Pati.

“Kalau orang datang ke Kembangjoyo, sebisa mungkin mereka tidak hanya menikmati acaranya, tetapi juga mengenal dan membeli produk lokal Pati,” katanya.

Menurutnya, pengembangan ruang publik dan aktivitas ekonomi dapat berjalan beriringan apabila didukung pengelolaan yang baik. Pemerintah perlu memastikan kawasan tetap tertata sehingga keberadaan pedagang tidak mengganggu kenyamanan masyarakat.

“Keramaian harus dikelola. Jangan sampai ekonomi bergerak tetapi muncul persoalan baru soal sampah, parkir atau ketertiban,” jelasnya.

Joni berharap rencana pengembangan Kembangjoyo dapat membuka lebih banyak kesempatan bagi pelaku usaha lokal. Ia menilai keberadaan UMKM dan PKL yang tertata justru dapat menjadi bagian penting dalam membangun daya tarik kawasan sekaligus menggerakkan perekonomian masyarakat.

(ADV)

banner 300x250

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *