Dinsos Pati: 50 Warga Daftar Adopsi Bayi yang Ditemukan di Tempat Sampah

PATI – Kepala Dinsos P3AKB Kabupaten Pati, dr. Aviani Tritanti Venusia, memastikan bahwa kondisi bayi perempuan yang ditemukan warga di tempat sampah pada Senin (8/12/2025) sore kini semakin membaik. Bayi yang dirawat secara intensif di RS Mitra Bangsa Pati itu disebut makin gemuk dan sehat.

“Kami tetap memantau kondisi bayi ini, sembari juga memantau pihak kepolisian Polresta Pati yang masih mendalami kasus pembuangan bayi tersebut sekaligus mencari pelakunya,” ungkap Aviani saat ditemui di kantornya, Kamis (11/12/2025).

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Terkait proses adopsi, Aviani menegaskan pihaknya masih menunggu perkembangan penyelidikan dari kepolisian. Banyaknya warga yang ingin mengadopsi bayi tersebut belum dapat ditindaklanjuti sebelum status hukum dan keluarga bayi benar-benar jelas.

“Kami belum berani melangkah ke proses adopsi. Meskipun sudah banyak warga Kabupaten Pati yang menginginkan mengadopsi, kami belum bisa memulai proses itu ataupun melepas bayi,” jelasnya.

Menurutnya, proses adopsi baru bisa dipertimbangkan setelah polisi menentukan apakah keluarga bayi mengizinkan pengalihan pengasuhan atau justru ingin merawatnya kembali.

Minat warga untuk mengadopsi bayi malang tersebut terus meningkat. Hingga Kamis pagi, Aviani mencatat sudah ada sekitar 50 pendaftar, baik yang datang langsung ke kantor Dinsos maupun yang menghubungi melalui telepon.

“Ketika polisi sudah menyelesaikan penanganan, kami akan melakukan proses seleksi untuk menentukan calon orang tua asuh (COTA) yang tepat. Seleksinya dilihat dari berbagai faktor, mulai dari usia calon orang tua, lama pernikahan, belum memiliki keturunan, dan syarat lainnya,” paparnya.

Ia menegaskan, Dinsos P3AKB saat ini hanya menerima pendaftar dari wilayah Kabupaten Pati. Warga dari luar daerah yang berminat mengadopsi sementara tidak dapat diterima.

Untuk sementara, bayi perempuan tersebut tetap dirawat di RS Mitra Bangsa Pati sampai proses penyelidikan kepolisian selesai sepenuhnya.

“Bayi tetap akan dirawat di RS Mitra Bangsa hingga proses penanganan kasus oleh kepolisian telah selesai,” pungkas Aviani.

banner 300x250

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *