Terima Aspirasi Musrenbangcam, Sadiqin Soroti Harga Ketela yang Fluktuatif

PATI, mbjateng.com — Anggota DPRD Kabupaten Pati, Sadiqin, menerima aspirasi warga terkait komoditas ketela saat mengikuti forum Musrenbangcam. Dalam forum tersebut, para petani menyampaikan keluhan mengenai harga ketela yang terus berfluktuasi sehingga membuat pendapatan mereka sulit diprediksi setiap musim panen.

Suara para petani dalam musyawarah itu cukup jelas. Mereka berharap adanya varietas ketela yang lebih adaptif terhadap kondisi lahan, memiliki masa tanam lebih pendek, serta mampu menghasilkan panen yang lebih tinggi.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Selama ini, fluktuasi harga dinilai menjadi persoalan utama yang kerap membuat petani merugi. Ketika hasil panen melimpah, harga justru turun sehingga tidak sebanding dengan biaya produksi yang telah dikeluarkan.

Menanggapi hal itu, Sadiqin menegaskan bahwa aspirasi para petani akan diteruskan kepada dinas terkait. Ia menilai penguatan komoditas ketela penting untuk diperhatikan pemerintah daerah.

Menurutnya, ketela bukan hanya berkaitan dengan ketahanan pangan, tetapi juga menjadi penopang ekonomi rumah tangga petani kecil di sejumlah wilayah pedesaan.

Warga juga berharap dukungan pemerintah dapat hadir dalam bentuk penyediaan bibit unggul serta pelatihan teknis budidaya. Varietas dengan batang yang lebih pendek dinilai memudahkan perawatan, sementara hasil panen yang tinggi diharapkan mampu meningkatkan pendapatan petani meskipun lahan yang dimiliki terbatas.

Forum Musrenbangcam tersebut sekaligus menegaskan bahwa ketela bukan sekadar tanaman sampingan. Komoditas ini dinilai perlu mendapat perhatian lebih serius melalui riset varietas yang lebih unggul serta dukungan jaminan pasar bagi para petani.

(ADV)

banner 300x250

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *