Warga Keluhkan BPJS PBI Mendadak Nonaktif, Sadiqin Minta Ada Penjelasan Jelas

Pati, mbjateng.com — Sejumlah warga Kabupaten Pati mengeluhkan kepesertaan Penerima Bantuan Iuran (PBI) BPJS Kesehatan yang tiba-tiba tidak aktif. Kondisi ini membuat masyarakat kebingungan ketika membutuhkan layanan kesehatan di rumah sakit, baik di dalam daerah maupun luar daerah.

Keluhan tersebut muncul karena banyak warga baru mengetahui kartu BPJS mereka tidak aktif saat hendak menjalani pengobatan atau perawatan di rumah sakit.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Anggota DPRD Pati, Sadiqin, mengaku telah menerima banyak aduan dari masyarakat terkait persoalan tersebut. Ia mengatakan akan berkoordinasi dengan komisi terkait untuk mencari kejelasan mengenai penyebab kepesertaan BPJS PBI warga yang mendadak tidak aktif.

“Banyak warga yang mengadu soal BPJS PBI yang tiba-tiba mati. Sampai sekarang kami juga belum mendapat jawaban pasti kenapa hal itu bisa terjadi,” ujarnya.

Menurutnya, kondisi tersebut sangat menyulitkan masyarakat, terutama bagi warga yang membutuhkan layanan kesehatan secara mendadak. Mereka baru mengetahui kartu tidak aktif justru saat berada dalam situasi darurat dan harus menjalani perawatan di rumah sakit.

Di sisi lain, masyarakat tidak memiliki waktu untuk segera mengurus pengaktifan ulang karena kondisi kesehatan yang mendesak. Sementara itu, biaya pengobatan secara umum dinilai jauh lebih berat bagi sebagian warga.

Sadiqin menilai persoalan ini lebih mendesak dibandingkan banyak agenda lainnya karena berkaitan langsung dengan keselamatan dan kesehatan masyarakat. Ia juga menyayangkan belum adanya penjelasan resmi dari pihak berwenang mengenai penyebab kartu menjadi nonaktif maupun mekanisme yang jelas untuk mengaktifkannya kembali.

Menurutnya, keluhan warga terus bertambah dengan pertanyaan yang sama, yakni mengapa kartu BPJS bisa nonaktif tanpa pemberitahuan dan bagaimana cara mengaktifkannya kembali.

“Kesehatan warga itu tidak bisa menunggu jawaban yang menggantung, karena setiap hari selalu ada pasien yang tiba-tiba ditolak sistem,” tambahnya.

(ADV)

banner 300x250

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *