DPRD Pati Minta Penambahan Armada Damkar Sesuai Kebutuhan Wilayah

PATI, mbjateng.com — Kesiapan penanganan kebakaran di Kabupaten Pati dinilai perlu diperkuat, salah satunya melalui penambahan armada pemadam kebakaran (Damkar). DPRD Pati menilai ketersediaan kendaraan harus disesuaikan dengan luas wilayah dan kebutuhan pelayanan masyarakat.

Anggota Komisi A DPRD Pati dari Fraksi Gerindra, Adam Maulana, mengatakan jumlah armada yang tersedia saat ini masih perlu ditingkatkan. Dari sekitar 10 unit kendaraan Damkar yang beroperasi, ia mendorong adanya penambahan secara bertahap hingga mencapai 12 unit.

Menurutnya, tambahan kendaraan akan memperkuat kemampuan petugas dalam merespons kejadian kebakaran, terutama ketika laporan masuk dari sejumlah wilayah dalam waktu yang hampir bersamaan.

“Penambahan armada perlu masuk dalam perencanaan. Kalau jumlah kendaraan bertambah, petugas akan lebih mudah membagi kekuatan ketika terjadi kebakaran di beberapa lokasi,” ujar Adam.

Ia menjelaskan, kebutuhan armada tidak hanya berkaitan dengan jumlah kejadian kebakaran, tetapi juga kondisi geografis Kabupaten Pati yang memiliki wilayah cukup luas. Jarak antara lokasi kejadian dengan pos atau pusat pelayanan menjadi salah satu faktor yang perlu diperhitungkan.

Karena itu, Adam menilai setiap armada yang dimiliki harus dipastikan berada dalam kondisi siap digunakan. Penambahan kendaraan akan kurang optimal apabila tidak dibarengi dengan pemeliharaan dan kesiapan operasional.

“Armada bukan sekadar tersedia secara jumlah. Kondisinya juga harus benar-benar siap ketika sewaktu-waktu dibutuhkan. Jangan sampai kendaraan ada, tetapi tidak bisa langsung digunakan karena kendala teknis,” katanya.

Selain pengadaan unit baru, ia mendorong pemerintah daerah memperhatikan kebutuhan perawatan kendaraan yang sudah ada. Pemeliharaan secara berkala dinilai penting untuk menjaga performa armada sekaligus memperpanjang masa operasionalnya.

Adam menambahkan, penambahan armada juga perlu didasarkan pada pemetaan kebutuhan di masing-masing wilayah. Dengan perencanaan tersebut, distribusi kendaraan dapat dilakukan secara lebih efektif dan mendukung kecepatan respons petugas.

“Tambahan dua unit mungkin terlihat tidak banyak, tetapi bisa memberikan tambahan kekuatan ketika kondisi di lapangan membutuhkan pengerahan lebih dari satu armada. Yang penting pengadaannya berdasarkan kebutuhan nyata,” pungkas Adam.

(ADV)

banner 300x250

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *