DPRD Pati Dorong Kajian Populasi Kera di Wilayah Selatan

PATI – Meningkatnya serangan kawanan kera liar di wilayah Pati Selatan mendorong DPRD Kabupaten Pati meminta pemerintah daerah segera melakukan kajian terhadap populasi satwa tersebut. Langkah itu dinilai penting agar penanganan dapat dilakukan secara tepat tanpa mengabaikan aspek konservasi.

Anggota Komisi B DPRD Kabupaten Pati dari Fraksi Golkar, Kamari, mengatakan keresahan petani saat ini sudah tidak bisa dianggap sepele. Banyak tanaman warga rusak akibat serangan kera yang datang secara bergerombol.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

“Pemerintah perlu melakukan kajian menyeluruh terkait populasi kera di wilayah selatan. Karena sekarang jumlahnya semakin banyak dan mulai merugikan petani,” ujarnya.

Menurut Kamari, sejumlah wilayah seperti Desa Sinomwidodo, Desa Larangan, dan Desa Pakis menjadi kawasan yang paling sering mengalami serangan. Tanaman jagung, jambu, hingga ketela menjadi sasaran utama kawanan kera liar tersebut.

Ia menilai penanganan persoalan ini tidak cukup hanya dengan pengusiran biasa. Diperlukan langkah jangka panjang berbasis kajian agar konflik antara manusia dan satwa liar tidak terus berulang.

“Di satu sisi satwa harus dilindungi, tetapi di sisi lain masyarakat juga harus mendapatkan perlindungan terhadap sumber penghidupannya,” katanya.

Kamari berharap dinas terkait segera turun ke lapangan untuk memetakan kondisi sebenarnya dan menyiapkan solusi yang tepat bagi masyarakat terdampak.

(ADV)

banner 300x250

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *