Eko Sulistio: Petani Jadi Penopang Utama Produksi Gula di PG Trangkil

PATI, mbjateng.com – Anggota Komisi B DPRD Kabupaten Pati dari Fraksi PDI Perjuangan, Eko Sulistio, menegaskan bahwa petani memiliki peran sentral dalam keberlangsungan industri gula di Kabupaten Pati. Hal itu terlihat dari besarnya kontribusi petani dalam memasok bahan baku tebu ke PG Trangkil.

Menurut Eko, sebagian besar tebu yang diolah menjadi gula di PG Trangkil berasal dari hasil panen petani. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa industri gula di Kabupaten Pati hingga saat ini masih sangat bergantung pada produktivitas petani tebu.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

“Petani merupakan ujung tombak sektor pertebuan. Tanpa pasokan dari petani, tentu pabrik gula tidak akan bisa beroperasi secara maksimal,” katanya.

Ia menjelaskan bahwa dominasi pasokan tebu dari petani menjadi bukti bahwa sektor pertanian masih menjadi fondasi utama dalam rantai industri gula. Karena itu, perhatian terhadap kesejahteraan petani perlu menjadi prioritas bersama.

Menurutnya, dukungan kepada petani dapat dilakukan melalui berbagai cara, mulai dari peningkatan kualitas bibit, kemudahan akses pupuk, pendampingan teknologi pertanian, hingga kepastian harga jual hasil panen.

Eko menilai keberhasilan produksi gula tidak hanya diukur dari kapasitas pabrik, tetapi juga dari kemampuan petani dalam menjaga produktivitas lahan. Oleh sebab itu, keberadaan petani harus mendapat dukungan yang memadai agar mampu meningkatkan hasil panen setiap musim.

“Kalau petaninya sejahtera dan produktivitas meningkat, maka industri gula juga akan semakin kuat. Keduanya tidak bisa dipisahkan,” tegasnya.

Ia berharap kolaborasi antara pemerintah, petani, dan pabrik gula dapat terus ditingkatkan sehingga sektor pertebuan di Kabupaten Pati semakin berkembang dan mampu memberikan kontribusi besar terhadap perekonomian daerah maupun kebutuhan gula nasional.

(ADV)

banner 300x250

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *