Festival Literasi Pati Jadi Ruang Kreatif bagi Pelajar

PATI, mbjateng.com — Penguatan budaya literasi di kalangan pelajar dinilai perlu dilakukan dengan pendekatan yang menyenangkan dan mampu melibatkan anak secara aktif. Festival Literasi yang diselenggarakan Dinas Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Pati menjadi salah satu wadah untuk mendorong hal tersebut melalui berbagai kegiatan dan perlombaan.

Anggota Komisi A DPRD Pati dari Partai Nasdem, Karwito, mengapresiasi penyelenggaraan Festival Literasi tersebut. Ia menilai konsep kegiatan yang memadukan literasi dengan kompetisi dapat membuat pelajar lebih tertarik untuk mengembangkan kemampuan.

“Ini kegiatan yang sangat baik karena anak-anak mendapatkan ruang untuk berekspresi. Mereka tidak hanya membaca, tetapi juga belajar menyampaikan gagasan dan menunjukkan kreativitasnya,” ujar Karwito.

Menurutnya, pemahaman literasi tidak semestinya hanya dikaitkan dengan aktivitas membaca buku. Kemampuan mengolah informasi, menulis, bercerita, membuat karya visual, hingga menyampaikan gagasan juga menjadi bagian penting dalam membangun kecakapan literasi.

Karwito mengatakan kegiatan berbasis perlombaan dapat memberikan pengalaman positif bagi pelajar. Selain mengasah kemampuan, anak-anak juga belajar tampil di depan orang lain, berkompetisi secara sehat, serta membangun rasa percaya diri.

Ia berharap Festival Literasi dapat dilaksanakan secara berkelanjutan dengan cakupan peserta yang semakin luas. Pelibatan pelajar dari berbagai jenjang pendidikan dinilai dapat membuka lebih banyak kesempatan bagi anak untuk menemukan dan mengembangkan potensinya.

“Dari kegiatan seperti ini bisa muncul anak-anak yang memiliki kemampuan berbeda-beda. Ada yang kuat dalam menulis, bercerita, membuat konten, atau menyampaikan gagasan. Semua perlu diberikan ruang,” katanya.

Festival Literasi Pati sendiri menghadirkan sejumlah kategori, mulai dari resensi buku, bertutur tingkat SD sederajat, video konten literasi, hingga perlombaan perpustakaan desa dan kelurahan terbaik.

Menurut Karwito, beragam kategori tersebut membuat literasi dapat diperkenalkan melalui berbagai cara. Pelajar tidak hanya diajak memahami bacaan, tetapi juga diberikan kesempatan mengembangkan kemampuan sesuai minat dan bakat masing-masing.

“Semakin banyak ruang kreativitas yang diberikan kepada anak, semakin besar peluang kita menemukan potensi baru. Karena itu, kegiatan literasi seperti ini perlu terus dikembangkan,” pungkasnya.

(ADV)

banner 300x250

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *