Identitas Daerah Terancam, Kastomo Minta Pemkab Serius Bina Sektor Ketoprak dan Pewayangan

PATI – Kekayaan warisan leluhur di Kabupaten Pati tidak hanya terbatas pada satu jenis kesenian semata. Bumi Mina Tani memiliki tiga pilar kebudayaan besar yang sarat akan nilai sejarah dan falsafah kehidupan, yakni Wayang Golek, Wayang Kulit, serta seni drama tradisional Ketoprak.

Namun seiring berjalannya waktu, ketiga warisan leluhur ini mulai mengalami tantangan berat, terutama dalam hal regenerasi pelaku seni. Kondisi yang paling mencolok saat ini menimpa Wayang Golek Kudur di Kecamatan Winong, yang posisinya dinilai paling rentan mengalami kepunahan karena jarang dipentaskan.

Sekretaris Komisi A DPRD Kabupaten Pati, Kastomo, mendorong agar pembenahan regulasi dan pembinaan kebudayaan daerah dilakukan secara menyeluruh tanpa membeda-bedakan kasta kesenian. Perhatian yang merata dinilai menjadi kunci agar aset kebudayaan Pati tidak hilang satu per satu.

“Wayang golek merupakan salah satu ikon budaya yang dimiliki Kabupaten Pati. Tetapi sampai hari ini perhatian terhadap pelestarian budaya masih sangat minim. Bahkan perlengkapan wayang yang ada kondisinya sudah mulai rapuh dan membutuhkan perhatian serius,” terangnya membeberkan fakta lapangan.

Ia menegaskan, dinas terkait harus mulai merancang agenda festival berkala yang melibatkan ketiga unsur seni tradisi tersebut secara terintegrasi. Selain itu, edukasi berbasis kurikulum muatan lokal di sekolah-sekolah juga dapat menjadi solusi taktis jangka panjang agar anak didik mengenal dan bangga terhadap kekayaan daerahnya sendiri.

(ADV)

banner 300x250

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *