Ketua DPRD Inginkan Sejarah Pati Harus Jadi Pijakan Menatap Masa Depan

PATI, mbjateng.com – Usia Kabupaten Pati yang memasuki 703 tahun menjadi momentum refleksi bagi seluruh elemen pemerintahan dan masyarakat. Hal tersebut disampaikan Ketua DPRD Pati Ali Badrudin seusai mengikuti rangkaian ziarah ke makam Mbah Tombronegoro, Jumat (7/8/2026).

Ziarah tersebut menjadi bagian dari rangkaian Hari Jadi Kabupaten Pati ke-703 setelah sebelumnya diawali dengan upacara bendera di Alun-Alun Kabupaten Pati. Sejumlah unsur pimpinan daerah turut hadir dalam kegiatan tersebut, mulai dari Forkopimda, pimpinan DPRD, Kapolresta Pati, Dandim 0718/Pati, unsur pengadilan, Kejaksaan Negeri Pati, hingga Pj Sekda Pati.

Ali Badrudin menilai peringatan Hari Jadi tidak semestinya hanya dimaknai sebagai perayaan tahunan. Menurutnya, momentum tersebut harus digunakan untuk mengevaluasi perjalanan pembangunan sekaligus menyusun langkah yang lebih baik untuk masa depan Kabupaten Pati.

“Setiap Hari Jadi tentu memiliki makna tersendiri. Kita tidak hanya melihat usia Kabupaten Pati yang sudah mencapai 703 tahun, tetapi juga harus melihat sejauh mana pembangunan yang sudah kita lakukan dan apa yang masih menjadi pekerjaan rumah ke depan,” katanya.

Politikus PDI Perjuangan tersebut juga menekankan pentingnya menjaga kebersamaan antara pemerintah daerah, DPRD, Forkopimda dan masyarakat. Sinergi dinilai menjadi modal penting agar berbagai agenda pembangunan dapat berjalan secara konsisten.

“Semangat para pendahulu harus menjadi inspirasi bagi kita untuk terus membangun Pati. Pemerintah dan DPRD harus menjaga komunikasi serta sinergi, karena tujuan akhirnya adalah bagaimana masyarakat mendapatkan pelayanan yang semakin baik dan pembangunan memberikan manfaat secara nyata,” pungkasnya.

(ADV)

banner 300x250

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *