Ketua DPRD Pati Sebut 2.658 Kasus TBC sebagai Alarm Keras bagi Daerah

Angka kasus Tuberkulosis (TBC) di Kabupaten Pati yang menyentuh angka 2.658 pada tahun 2025 memicu kekhawatiran serius di kalangan legislatif. Ketua DPRD Pati, Ali Badrudin, menegaskan bahwa data tersebut harus dipandang sebagai alarm atau peringatan dini bagi seluruh pemangku kepentingan untuk segera mengambil langkah luar biasa.

Ali Badrudin menyoroti bahwa permasalahan TBC bukan hanya terjadi di tingkat lokal, namun merupakan tantangan nasional yang menempatkan Indonesia pada posisi yang memprihatinkan di level global. Ia mengutip pernyataan Menteri bahwa Indonesia saat ini menempati peringkat kedua di dunia dalam hal jumlah kasus TBC, sebuah fakta yang menurutnya sangat mendesak untuk ditangani.

Bacaan Lainnya

“Ya, hampir semua di Indonesia sama, masyarakat kita masih menghadapi persoalan ini. Tadi juga disampaikan Pak Menteri bahwa Indonesia nomor dua di dunia untuk kasus TBC,” ungkap Ali saat memberikan keterangan resmi terkait kondisi kesehatan di Kabupaten Pati.

DPRD Pati memandang bahwa tingginya angka tersebut menunjukkan perlunya evaluasi terhadap strategi penanganan yang selama ini berjalan. Ali berharap data ini tidak hanya menjadi angka di atas kertas, melainkan menjadi pendorong bagi pemerintah daerah untuk memperkuat sistem deteksi dini dan pengobatan yang berkelanjutan.

(ADV)

Pos terkait