Akses kesehatan yang merata masih menjadi tantangan yang harus dijawab oleh Pemerintah Kabupaten Pati. Hal ini disampaikan oleh Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Pati, Ir. Bambang Susilo, saat menghadiri Musrenbang RKPD 2027, Selasa (31/03/2026). Ia menyoroti perbedaan kualitas layanan di berbagai wilayah yang perlu segera diselaraskan.
Bambang menjelaskan bahwa tantangan geografis dan distribusi sumber daya manusia seringkali menjadi hambatan dalam memberikan layanan kesehatan yang setara. Oleh karena itu, diperlukan strategi pembangunan yang lebih inklusif agar warga di pelosok mendapatkan mutu layanan yang sama dengan warga perkotaan.
Dalam forum tersebut, Bambang menekankan bahwa pelayanan kesehatan yang berkualitas adalah hak setiap warga negara. Penegasan ini bertujuan agar jajaran eksekutif memprioritaskan perbaikan fasilitas puskesmas maupun rumah sakit daerah di tahun anggaran mendatang.
DPRD Kabupaten Pati berkomitmen untuk mengawal agar poin-poin kesehatan ini masuk ke dalam program prioritas pembangunan daerah 2027. Harapannya, tidak ada lagi keluhan warga mengenai sulitnya mendapatkan akses medis yang layak di wilayah Kabupaten Pati.

