Rehabilitasi Jalan Pati Didorong Dipercepat, DPRD Tekankan Skala Prioritas

PATI, mbjateng.com – Penanganan jalan rusak di Kabupaten Pati masih menjadi perhatian dalam agenda pembangunan daerah. Ketua DPRD Kabupaten Pati, Ali Badrudin, mendorong pemerintah daerah mempercepat program rehabilitasi jalan dengan tetap mengedepankan skala prioritas dan kualitas pekerjaan.

Pernyataan tersebut disampaikan Ali setelah Plt Bupati Pati Risma Ardhi Chandra memaparkan perkembangan pembangunan dalam Upacara Hari Jadi Kabupaten Pati ke-703 yang berlangsung di Alun-alun Simpang Lima Pati, Jumat (7/8/2026).

Dalam pemaparan itu, Chandra menyampaikan bahwa pelaksanaan rehabilitasi baru mencapai sekitar 30 persen dari target penanganan yang mencakup 80 ruas jalan.

Ali menilai percepatan perbaikan jalan perlu menjadi perhatian karena kondisi infrastruktur berkaitan langsung dengan aktivitas masyarakat. Jalan yang layak, menurutnya, menjadi bagian penting dalam menunjang mobilitas warga serta menggerakkan berbagai sektor pelayanan dan perekonomian.

“Perbaikan jalan harus menjadi perhatian serius karena menyangkut kepentingan masyarakat luas. Jalan bukan hanya soal infrastruktur fisik, tetapi juga menjadi jalur penghubung aktivitas ekonomi, pendidikan, kesehatan, dan pelayanan masyarakat,” kata Ali.

Ia meminta pemerintah daerah menentukan ruas jalan yang menjadi prioritas berdasarkan tingkat kerusakan dan intensitas penggunaannya. Langkah tersebut dinilai penting agar keterbatasan anggaran dapat diarahkan pada titik yang memberikan dampak paling besar bagi masyarakat.

“Kalau memang anggaran terbatas, tentukan prioritasnya. Ruas yang kondisinya paling parah dan memiliki tingkat mobilitas tinggi harus mendapatkan perhatian lebih dahulu,” jelasnya.

Selain mengejar percepatan pengerjaan, Ali mengingatkan agar aspek kualitas tidak diabaikan. Menurutnya, pembangunan infrastruktur harus dilakukan dengan standar pekerjaan yang baik sehingga hasil rehabilitasi tidak mudah kembali mengalami kerusakan.

Ia menilai kualitas pekerjaan menjadi bagian penting dari efisiensi anggaran. Infrastruktur yang memiliki daya tahan lebih panjang akan memberikan manfaat lebih besar dan mengurangi kebutuhan perbaikan berulang dalam waktu singkat.

“Jangan sampai baru diperbaiki kemudian cepat rusak kembali. Kami ingin kualitas pekerjaan juga menjadi perhatian, sehingga anggaran yang dikeluarkan benar-benar memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat,” pungkas Ali.

(ADV)

banner 300x250

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *