PATI — Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Pati, Muslihan, menegaskan bahwa dorongan untuk menanam jagung secara masif harus dibarengi dengan dukungan nyata dari Pemerintah Kabupaten. Ia meminta Dinas Pertanian tidak hanya memberikan instruksi, tetapi juga turun tangan dalam penyediaan sarana produksi.
Muslihan menyoroti pentingnya benih unggul yang tahan terhadap hama dan perubahan iklim, serta pendampingan teknis dari penyuluh lapangan. Tanpa ilmu pengetahuan dan teknologi pertanian yang tepat, target produksi tinggi akan sulit dicapai oleh petani tradisional.
“Komisi B DPRD Pati siap mendorong Pemerintah Kabupaten Pati agar memberikan fasilitasi kepada para petani, mulai dari penyediaan benih unggul hingga pendampingan teknis melalui penyuluh pertanian. Keberhasilan program ini butuh sinergi nyata di lapangan,” tegas Muslihan.
