PATI – Anggota Komisi B DPRD Kabupaten Pati dari Fraksi PPP, Yassin Sodiq, mengapresiasi langkah sejumlah petani penggarap hutan sosial yang mulai menerapkan pola tanam berbasis konservasi di wilayah Kabupaten Pati.
Menurut Yassin, kesadaran petani untuk menanam tanaman keras dan tanaman penyerap air menjadi langkah positif dalam menjaga keseimbangan lingkungan di kawasan hutan sosial.
“Alhamdulillah sekarang mulai ada petani yang memahami pentingnya menjaga kelestarian hutan dengan menanam tanaman yang ramah lingkungan,” ujarnya.
Ia menilai tanaman keras seperti pedaka tidak hanya memberi manfaat ekonomi bagi masyarakat, tetapi juga memiliki fungsi penting dalam menjaga kondisi tanah dan sumber air.
Yassin mengatakan perubahan pola tanam di kawasan hutan sosial memang membutuhkan proses dan pendampingan yang berkelanjutan. Karena itu, DPRD bersama pihak terkait akan terus melakukan edukasi kepada masyarakat.
“Kesadaran masyarakat harus terus dibangun supaya pengelolaan hutan sosial benar-benar memberikan manfaat jangka panjang,” tambahnya.
Ia berharap semakin banyak petani yang mengikuti pola tanam berbasis konservasi sehingga kawasan hutan di Kabupaten Pati tetap terjaga dan terhindar dari kerusakan lingkungan.
“Kalau hutannya lestari, manfaatnya akan kembali ke masyarakat juga, terutama untuk keberlangsungan pertanian dan sumber air,” tegas Yassin.
(ADV)
