Yeti Kristianti Minta Pemkab Pati Pertimbangkan Indeks Harga dalam Regulasi Retribusi

Formulasi penentuan tarif pajak dan retribusi di Kabupaten Pati diharapkan menggunakan indikator ekonomi yang ilmiah dan terukur. Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD Pati, Yeti Kristianti, meminta pemerintah daerah untuk secara serius mempertimbangkan fluktuasi indeks harga dalam menentukan arah kebijakan fiskal daerah tersebut.

Yeti menjelaskan bahwa indeks harga mencerminkan kondisi inflasi dan biaya hidup riil yang sedang dihadapi oleh masyarakat maupun pelaku usaha. Jika tarif retribusi ditetapkan terlalu tinggi melampaui pertumbuhan indeks harga daerah, dikhawatirkan akan mengganggu stabilitas harga barang dan jasa di tingkat konsumen.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

“Selain memperhatikan perkembangan ekonomi, Fraksi Gerindra juga meminta pemerintah daerah mempertimbangkan indeks harga dalam menentukan kebijakan pajak dan retribusi,” urai Yeti Kristianti mengenai usulan teknis penyusunan draf undang-undang lokal.

Dengan mengintegrasikan variabel indeks harga, kebijakan retribusi daerah dinilai akan menjadi lebih rasional dan akuntabel. Yeti berharap tim anggaran pemerintah daerah menyajikan data makro ekonomi yang valid agar perubahan perda ini memiliki dasar kalkulasi yang kuat dan tidak merugikan iklim investasi.

(ADV)

banner 300x250

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *