PATI – Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD Kabupaten Pati, Yeti Kristianti, meminta Pemerintah Kabupaten Pati menyusun kebijakan pajak dan retribusi daerah dengan mempertimbangkan kondisi ekonomi masyarakat secara menyeluruh. Menurutnya, penetapan tarif harus dilakukan berdasarkan data yang objektif agar tidak membebani masyarakat maupun dunia usaha.
Yeti mengatakan dinamika ekonomi yang terus berubah perlu menjadi salah satu pertimbangan utama dalam penyusunan kebijakan fiskal daerah. Pemerintah diharapkan memperhatikan perkembangan inflasi, daya beli masyarakat, serta indeks harga agar besaran pajak dan retribusi tetap proporsional.
“Setiap kebijakan yang berkaitan dengan pajak dan retribusi harus disusun melalui kajian yang matang. Pemerintah perlu melihat kondisi ekonomi yang sedang berkembang sehingga kebijakan yang dihasilkan tetap memberikan manfaat tanpa memberatkan masyarakat,” ujarnya.
Menurutnya, kebijakan fiskal yang disusun berdasarkan indikator ekonomi akan menciptakan kepastian bagi masyarakat maupun pelaku usaha. Selain menjaga iklim investasi, langkah tersebut juga dapat mendukung pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan.
Yeti menambahkan bahwa penyusunan regulasi harus dilakukan secara transparan dengan melibatkan berbagai pihak, sehingga kebijakan yang dihasilkan benar-benar mencerminkan kebutuhan masyarakat dan kondisi riil di lapangan.
“Kami berharap pemerintah daerah menggunakan data ekonomi yang akurat sebagai dasar dalam menetapkan tarif pajak dan retribusi. Dengan memperhatikan perkembangan indeks harga, tingkat inflasi, serta kemampuan masyarakat, kebijakan yang lahir akan lebih adil, memberikan kepastian bagi pelaku usaha, sekaligus tetap mampu menjaga optimalisasi pendapatan asli daerah tanpa menghambat pertumbuhan ekonomi,” tegas Yeti Kristianti.
Ia berharap pembahasan regulasi mengenai pajak dan retribusi daerah dapat menghasilkan kebijakan yang berimbang antara peningkatan pendapatan daerah dan perlindungan terhadap aktivitas ekonomi masyarakat. Menurutnya, keseimbangan tersebut penting untuk menciptakan iklim usaha yang sehat serta mendukung pembangunan Kabupaten Pati secara berkelanjutan.
(ADV)
