DPRD Pati Soroti Keamanan Pesantren, Minta Pengawasan Diperketat

PATI, mbjateng.com – Kasus dugaan pelecehan seksual terhadap santriwati di Desa Tlogosari, Kecamatan Tlogowungu, mendapat perhatian serius dari DPRD Kabupaten Pati.

Anggota DPRD Pati, Muntamah, menilai peristiwa tersebut menjadi alarm penting bagi seluruh pihak untuk memperketat pengawasan di lingkungan pondok pesantren dan lembaga pendidikan berbasis keagamaan.

Bacaan Lainnya

Menurutnya, pesantren sebagai tempat menimba ilmu seharusnya menjadi ruang yang aman bagi para santri, bukan justru menjadi lokasi terjadinya kekerasan seksual.

“Kasus ini harus menjadi evaluasi bersama agar pengawasan di lingkungan pendidikan, khususnya pesantren, bisa lebih diperketat,” ujarnya.

Ia menegaskan, perlindungan terhadap santri, terutama perempuan, harus menjadi prioritas utama. Selain itu, pengelola lembaga pendidikan juga diminta lebih selektif dan bertanggung jawab dalam menjaga lingkungan yang aman.

Saat ini, kasus tersebut telah ditangani oleh Unit PPA Polresta Pati.

Muntamah berharap, langkah tegas dari aparat penegak hukum tidak hanya memberikan keadilan bagi korban, tetapi juga menjadi momentum pembenahan sistem pengawasan di lingkungan pendidikan di Pati.

(ADV)

Pos terkait