PATI, mbjateng.com – Rangkaian Estafet Tunas Kelapa (ETK) Pramuka 2026 dinilai memiliki makna lebih dari sekadar perjalanan membawa Pataka Tunas Kelapa. Kegiatan tersebut juga menjadi gambaran mengenai proses meneruskan tanggung jawab dan nilai-nilai positif kepada generasi berikutnya.
Wakil Ketua Komisi D DPRD Pati, Endah Sri Wahyuningati, mengatakan konsep estafet sejalan dengan upaya menyiapkan generasi penerus. Menurutnya, keberlanjutan sebuah organisasi maupun kehidupan bermasyarakat membutuhkan generasi muda yang siap menerima dan melanjutkan amanah.
Hal itu disampaikan Mbak Ning saat menghadiri kegiatan ETK Pramuka 2026 di Lapangan Desa Kuniran, Kecamatan Batangan, Senin (31/8/2026).
Ia menjelaskan, kemampuan menjadi seorang pemimpin perlu dibentuk melalui proses yang panjang. Sejumlah karakter seperti kedisiplinan, tanggung jawab, kemampuan bekerja sama, serta keteladanan perlu ditanamkan sejak dini.
“Ada pesan yang sangat kuat dari sebuah estafet, yaitu tentang keberlanjutan,” ujarnya.
Mbak Ning menyebut para anggota Pramuka saat ini merupakan calon generasi yang nantinya akan mengambil peran di tengah masyarakat. Karena itu, pengalaman berorganisasi dan menjalankan tanggung jawab sejak usia muda dinilai penting sebagai bekal menghadapi masa depan.
“Hari ini mungkin mereka menerima amanah sebagai anggota Pramuka, tetapi suatu saat mereka akan menjadi pemimpin di lingkungannya. Karena itu, sejak sekarang harus dibiasakan memiliki rasa tanggung jawab dan mampu memberikan teladan,” jelasnya.
Menurutnya, ETK menjadi salah satu momentum yang dapat mengenalkan makna tanggung jawab secara sederhana kepada generasi muda. Proses pergantian dan penerusan Pataka Tunas Kelapa menjadi simbol bahwa setiap amanah tidak berhenti pada satu orang atau satu generasi.
“Estafet bukan hanya memindahkan pataka, tetapi juga menggambarkan bagaimana tanggung jawab dan nilai-nilai baik harus terus diteruskan,” tandasnya.
Mbak Ning berharap semangat tersebut dapat terus ditanamkan dalam kegiatan kepramukaan. Dengan demikian, Pramuka tidak hanya menjadi wadah aktivitas generasi muda, tetapi juga bagian dari proses mempersiapkan calon pemimpin yang berkarakter.
(ADV)
