PATI – Pemerintah Desa Ngawen, Kecamatan Cluwak, Kabupaten Pati, terus memperkuat infrastruktur jalan untuk mendukung mobilitas masyarakat. Sejumlah pekerjaan dilakukan melalui pembangunan makadam di RW 01, RW 02, dan RW 03 serta pengaspalan Jalan RW 03.
Kepala Desa Ngawen, H. Syamsuddin, mengatakan pembangunan makadam di tiga wilayah RW tersebut menjadi bagian dari upaya desa menyediakan akses jalan yang lebih baik bagi masyarakat. Saat ini, pekerjaan masih berjalan dengan tahapan normalisasi serta pembuatan konstruksi telford menggunakan batu pecah.
“Pembangunan makadam Jalan RW 01, RW 02, dan RW 03 Desa Ngawen saat ini progres pekerjaannya normalisasi dan pembuatan telford menggunakan batu pecah,” ujar Syamsuddin.
Menurutnya, pembangunan makadam tersebut diharapkan dapat meningkatkan kondisi akses jalan secara bertahap. Infrastruktur yang lebih baik diperlukan untuk menunjang mobilitas warga sekaligus memperlancar aktivitas masyarakat di masing-masing wilayah.
Pembangunan tersebut juga menjadi bagian dari rangkaian peningkatan infrastruktur Desa Ngawen. Sebelumnya, pengaspalan Jalan RW 03 telah dilakukan untuk memperbaiki salah satu jalur penghubung yang menjadi akses penting bagi masyarakat.
“Dengan adanya pembangunan dan peningkatan jalan ini, kami berharap akses warga semakin nyaman dan aktivitas masyarakat bisa berjalan lebih lancar,” katanya.
Syamsuddin menyampaikan pembangunan infrastruktur tersebut mendapat perhatian karena jalan desa menjadi bagian penting dalam menunjang kegiatan sosial dan ekonomi masyarakat. Ia berharap seluruh pekerjaan dapat berjalan sesuai rencana dan memberikan manfaat bagi warga.
Sementara itu, Plt Sekretaris DPUTR Kabupaten Pati, Widyotomo, membenarkan adanya kegiatan peningkatan infrastruktur jalan di Desa Ngawen tersebut.
“Benar, kegiatan pembangunan makadam dan pengaspalan jalan di Desa Ngawen merupakan kegiatan yang bersumber dari Bantuan Keuangan (Bankeu) Kabupaten Pati Tahun 2026 dan pelaksanaannya dilakukan secara swakelola,” kata Widyotomo.
Rangkaian pembangunan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerataan infrastruktur di tingkat desa. Dengan peningkatan kualitas jalan di sejumlah RW, masyarakat diharapkan memperoleh akses transportasi yang lebih baik untuk mendukung berbagai aktivitas sehari-hari.
(ADV)
