PATI, mbjateng.com — Pelaksanaan program pemerintah dinilai tidak cukup diukur dari jumlah kebijakan yang berhasil dibuat. Dampak nyata yang dirasakan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari menjadi salah satu tolok ukur penting keberhasilan pembangunan.
Anggota DPRD Kabupaten Pati dari Fraksi Gerindra, Irianto Budi Utomo, mengatakan setiap program pemerintah perlu memiliki sasaran yang jelas dan berorientasi pada peningkatan kualitas hidup masyarakat. Hal itu disampaikannya saat menyoroti pelaksanaan sejumlah program prioritas Presiden Prabowo Subianto.
Menurut Irianto, berbagai sektor pembangunan harus dikelola secara terintegrasi. Pertanian, pendidikan, dan kesehatan memiliki keterkaitan dalam membangun kesejahteraan masyarakat sehingga tidak seharusnya berjalan secara terpisah.
“Setiap kebijakan pemerintah harus punya ujung yang jelas, yaitu meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Jangan hanya bagus dalam perencanaan, tetapi hasilnya juga harus bisa dirasakan warga,” ungkapnya.
Ia menilai sektor pertanian menjadi salah satu bagian penting bagi perekonomian Kabupaten Pati. Peningkatan hasil produksi yang disertai dengan pengendalian biaya usaha tani diyakini dapat membantu memperkuat pendapatan masyarakat, terutama mereka yang berada di wilayah pedesaan.
Di sisi lain, Irianto mengingatkan bahwa peningkatan kesejahteraan tidak hanya bergantung pada pertumbuhan ekonomi. Kualitas pendidikan dan layanan kesehatan juga menjadi faktor penting yang menentukan kemampuan masyarakat berkembang dalam jangka panjang.
“Pertanian berkaitan dengan penghasilan masyarakat, pendidikan berkaitan dengan masa depan anak-anak kita, sedangkan kesehatan menentukan produktivitas masyarakat. Ketiganya harus diperhatikan bersama,” jelasnya.
Untuk memastikan program berjalan efektif, ia mendorong adanya koordinasi yang lebih kuat antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah. Sinergi tersebut diperlukan agar kebijakan nasional dapat diterapkan dengan mempertimbangkan kondisi serta kebutuhan masing-masing daerah.
Irianto juga berharap pemerintah memberikan ruang yang cukup bagi daerah dalam menyesuaikan pelaksanaan program. Menurutnya, pendekatan yang sesuai dengan karakter masyarakat akan membuat manfaat kebijakan lebih mudah dirasakan.
Dengan demikian, pembangunan tidak hanya menghasilkan capaian administratif, tetapi juga mampu menghadirkan perubahan konkret bagi masyarakat hingga di tingkat keluarga.
(ADV)
