PATI — Kerusakan jalan di wilayah Kecamatan Tlogowungu dan Gembong bukan hanya persoalan debu dan lubang, melainkan menyentuh urat nadi ekonomi warga di lereng Gunung Muria. Dalam kegiatan resesnya, Samsi menerima laporan bahwa mobilitas hasil pertanian dan akses menuju tempat wisata terganggu akibat infrastruktur yang tidak memadai.
Merespons hal tersebut, Samsi meminta perangkat desa maupun tokoh masyarakat untuk segera mendetailkan titik-titik kerusakan. Ia menginginkan data yang akurat agar proses pengusulan perbaikan tidak terkendala masalah administrasi atau salah sasaran.
“Silakan dijelaskan jalan mana saja, titik koordinatnya di mana. Dengan rincian yang jelas, saya memiliki dasar kuat untuk mendorong Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) melakukan peninjauan,” kata Samsi.
Menurutnya, akses jalan yang baik di Tlogowungu dan Gembong sangat vital bagi perputaran ekonomi lokal, mengingat kedua wilayah tersebut merupakan sentra perkebunan dan pariwisata di Kabupaten Pati.
(ADV)
