PATI, mbjateng.com — Rencana revitalisasi trotoar di Jalan Panglima Sudirman Kabupaten Pati dinilai dapat dikembangkan lebih jauh menjadi kawasan publik yang aktif dan memiliki beragam kegiatan masyarakat.
Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Pati, Joni Kurnianto, melihat konsep pedestrian yang tengah disiapkan dapat menjadi peluang untuk menghadirkan suasana baru di kawasan pusat kota. Salah satu konsep yang menurutnya layak dipertimbangkan adalah pelaksanaan Car Free Night (CFN) pada waktu-waktu tertentu.
Joni mengatakan, penutupan ruas jalan pada malam tertentu dapat memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk menikmati kawasan tanpa lalu lintas kendaraan. Pada saat bersamaan, area tersebut juga dapat dimanfaatkan pelaku UMKM maupun komunitas untuk melakukan berbagai aktivitas.
“Kalau konsepnya seperti Malioboro, mungkin pada malam tertentu bisa diterapkan Car Free Night. Nantinya bisa dimanfaatkan masyarakat untuk berjualan atau kegiatan lainnya,” ujar Joni.
Menurutnya, apabila dikelola dengan baik, CFN dapat menjadi salah satu pilihan hiburan bagi masyarakat sekaligus menciptakan ruang baru bagi pelaku usaha lokal.
“Konsep itu bagus karena bisa menjadi pusat hiburan, pusat keramaian, sekaligus ruang bagi UMKM,” katanya.
Meski demikian, Joni menekankan bahwa penerapan konsep tersebut perlu disertai kajian dan pengaturan lalu lintas yang jelas. Rekayasa arus kendaraan menjadi salah satu hal yang harus dipersiapkan agar penutupan ruas jalan tidak menimbulkan persoalan di kawasan sekitar.
“Kalau malam tidak boleh ada mobil atau motor yang masuk sana, mungkin arusnya bisa lewat Jalan Diponegoro atau jalan lainnya,” jelasnya.
Ia menambahkan, gagasan mengenai pemanfaatan kawasan tersebut perlu dibahas lebih lanjut bersama pemerintah daerah dan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR). Pembahasan diperlukan agar desain pedestrian maupun konsep aktivitas kawasan dapat disusun secara terintegrasi.
Joni menyebut, hingga kini pembahasan lanjutan terkait rencana tersebut belum kembali dilakukan.
“Pertemuan tahap keduanya sampai saat ini belum diadakan lagi oleh Pak Bupati maupun DPUTR,” pungkasnya.
(ADV)
