Sekretaris Komisi B DPRD Kabupaten Pati, Mukit, mengingatkan agar setiap program pemberdayaan masyarakat yang digulirkan pemerintah daerah tidak hanya menjadi kegiatan seremonial. Ia menekankan pentingnya perancangan program yang didasarkan pada kebutuhan nyata yang ada di tengah masyarakat bawah.
Menurut Mukit, ketepatan sasaran adalah kunci utama keberhasilan sebuah program pemberdayaan. Tanpa adanya pemetaan masalah yang jelas, bantuan atau pelatihan yang diberikan dikhawatirkan akan sia-sia dan tidak mampu meningkatkan taraf hidup masyarakat secara berkelanjutan.
“Program pemberdayaan tidak boleh sekadar formalitas. Harus berbasis data dan kebutuhan masyarakat agar benar-benar memberikan dampak yang nyata,” tegas Mukit saat menghadiri diskusi di Ruang Kembangjoyo Setda Pati. Pernyataan ini menjadi peringatan bagi pelaksana kebijakan agar lebih serius dalam tahap perencanaan.
DPRD Pati berkomitmen untuk mengawal setiap usulan program agar sejalan dengan kondisi objektif di lapangan. Mukit berharap setiap anggaran yang dikucurkan dapat dipertanggungjawabkan melalui hasil yang konkret, yakni terjadinya kemandirian ekonomi dan sosial di tingkat desa.
(ADV)

