Perilaku Belanja Masyarakat Berubah, Pengelola Plaza Pragolo Didesak Adaptasi Strategi Pemasaran

PATI – Perubahan pola konsumsi masyarakat dari transaksi tatap muka menuju ekosistem digital pascapandemi Covid-19 menghadirkan tantangan berat bagi pusat perbelanjaan fisik. Kondisi ini turut dirasakan oleh Plaza Pragolo Pati yang hingga kini masih berjuang memulihkan angka kunjungan masyarakat.

Anggota Komisi C DPRD Kabupaten Pati dari Fraksi PKS, Karmijan, menilai bahwa pengelola sentra belanja daerah tersebut harus adaptif dan cepat merespons pergeseran tren pasar agar tidak makin ditinggalkan.

“Perilaku konsumen saat ini sudah sangat jauh berbeda. Pengelola Plaza Pragolo tidak bisa lagi memakai pola lama. Perlu ada inovasi pemasaran terpadu yang memadukan promosi luring dan daring untuk membantu para pedagang,” terang Karmijan.

Ia menjelaskan bahwa selain menyediakan lapak fisik, pengelola idealnya memfasilitasi integrasi ekosistem e-commerce dan promosi berbasis media sosial bagi para tenant yang bertahan. Hal ini penting untuk memperluas jangkauan pembeli di luar pengunjung fisik gedung.

Di samping itu, Karmijan juga menyarankan adanya penataan ulang segmentasi produk agar Plaza Pragolo memiliki identitas keunggulan tersendiri yang membedakannya dari pusat perbelanjaan modern lainnya.

“Tantangan pergeseran zaman ini harus dijawab dengan fleksibilitas dan inovasi. Jika sistem pemasarannya dibenahi secara modern, Plaza Pragolo pasti bisa beradaptasi dan kembali ramai,” tambahnya.

Pos terkait