Perkuat Citra Pati, Ormas Didorong Aktif dalam Kegiatan Sosial

PATI, mbjateng.com – Wakil Ketua III DPRD Kabupaten Pati, Suwito, mengajak organisasi kemasyarakatan (Ormas) mengambil peran lebih aktif dalam menghadirkan berbagai kegiatan yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Menurutnya, kontribusi nyata Ormas di tengah masyarakat dapat menjadi bagian dari upaya membangun citra positif Kabupaten Pati sekaligus memperkuat semangat kebersamaan.

Pernyataan tersebut disampaikan Suwito sejalan dengan ajakan Plt Bupati Pati Risma Ardhi Chandra kepada Ormas dan LSM agar turut menghadirkan informasi positif tentang Pati melalui kegiatan yang dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Suwito menilai, penyampaian narasi positif akan lebih bermakna apabila disertai dengan aktivitas konkret. Berbagai kegiatan sosial, budaya, ekonomi hingga kepedulian terhadap lingkungan dapat menjadi bentuk kontribusi masyarakat dalam membangun daerah.

“Narasi positif tidak cukup hanya disampaikan melalui ucapan. Yang paling penting adalah menunjukkan bahwa masyarakat Pati punya banyak kegiatan positif, mulai dari kegiatan sosial, budaya, ekonomi sampai kepedulian terhadap lingkungan,” ujarnya.

Ia menyebut Ormas memiliki jaringan yang cukup luas hingga ke berbagai lapisan masyarakat. Kondisi tersebut menjadi modal untuk menggerakkan kegiatan sosial maupun merespons persoalan yang dihadapi warga.

Suwito mencontohkan persoalan kekeringan yang terjadi di sejumlah wilayah. Menurutnya, Ormas dapat berkolaborasi dengan pemerintah maupun pihak lainnya untuk membantu memenuhi kebutuhan masyarakat yang terdampak.

“Kalau ada masyarakat yang kekurangan air, misalnya, Ormas bisa ikut bergerak membantu. Kegiatan seperti itu bukan hanya meringankan beban warga, tetapi juga menunjukkan bahwa masyarakat Pati memiliki kepedulian dan semangat gotong royong,” katanya.

Menurut Suwito, kegiatan sosial yang dilakukan secara berkelanjutan juga dapat memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap keberadaan Ormas. Peran tersebut diharapkan tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi terus berkembang menjadi gerakan yang memberikan manfaat.

Di sisi lain, ia mendorong pemerintah daerah untuk memberikan ruang kolaborasi yang lebih luas bagi Ormas dan kelompok masyarakat. Dengan demikian, berbagai inisiatif masyarakat dapat berjalan beriringan dengan agenda pembangunan pemerintah daerah.

(ADV)

Pos terkait