PATI, mbjateng.com — Pembenahan fasilitas melalui revitalisasi SD Sundoluhur, Kecamatan Kayen, diharapkan mampu memberikan perubahan nyata terhadap kenyamanan proses belajar mengajar. Komisi D DPRD Kabupaten Pati mendorong agar pembangunan tidak sekadar memperbaiki kondisi fisik sekolah, tetapi juga memenuhi kebutuhan siswa dan tenaga pendidik.
Anggota DPRD Pati dari Fraksi PDIP, Adhi Pamungkas, menyampaikan hal tersebut usai mengikuti peninjauan proyek revitalisasi sekolah yang memperoleh dukungan anggaran dari APBN 2025.
Menurut Adhi, kualitas lingkungan pendidikan memiliki kaitan dengan kelancaran kegiatan pembelajaran. Karena itu, fasilitas yang dibangun maupun diperbaiki perlu benar-benar memperhatikan kebutuhan sehari-hari warga sekolah.
“Kita ingin setelah revitalisasi selesai, anak-anak mendapatkan lingkungan belajar yang lebih nyaman. Ruang kelas dan fasilitas pendukung harus benar-benar menunjang aktivitas mereka setiap hari,” ungkap Adhi.
Ia menyebut pembangunan sarana pendidikan merupakan bentuk investasi jangka panjang. Fasilitas yang memadai tidak hanya memberikan kenyamanan bagi siswa, tetapi juga membantu para guru menjalankan proses pembelajaran secara lebih optimal.
“Fasilitas pendidikan yang baik tentu akan memberikan dampak positif terhadap proses belajar. Karena itu, hasil revitalisasi ini harus dipastikan bisa dimanfaatkan sebaik mungkin oleh sekolah,” ujarnya.
Adhi berharap pihak sekolah nantinya memiliki komitmen untuk menjaga seluruh fasilitas yang telah diperbaiki. Perawatan secara rutin dinilai penting agar bangunan dan sarana pendukung tetap dalam kondisi baik serta dapat digunakan dalam jangka panjang.
Ia menegaskan, keberhasilan revitalisasi tidak hanya diukur dari rampungnya pekerjaan, tetapi juga dari sejauh mana hasil pembangunan memberikan manfaat bagi kegiatan pendidikan di SD Sundoluhur.
(ADV)
