Hardi Minta Jemaah Haji Jadi Teladan, Sebarkan Nilai-Nilai Kebaikan di Tengah Masyarakat

PATI, mbjateng.com – Kepulangan jemaah haji asal Kabupaten Pati dari Tanah Suci diharapkan tidak hanya menjadi kebahagiaan bagi keluarga, tetapi juga membawa dampak positif bagi kehidupan sosial masyarakat. Harapan tersebut disampaikan Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Pati, Hardi, menyusul tibanya para jemaah haji setelah menunaikan ibadah di Mekkah dan Madinah.

Menurut Hardi, para jemaah yang telah menyelesaikan rukun Islam kelima memiliki tanggung jawab moral untuk menjadi contoh yang baik di lingkungan masing-masing. Pengalaman spiritual selama berhaji dinilai mampu membentuk karakter yang lebih sabar, disiplin, dan peduli terhadap sesama.

“Kami mengucapkan selamat datang kepada seluruh jemaah haji asal Kabupaten Pati. Semoga seluruh rangkaian ibadah yang telah dijalankan diterima Allah SWT dan membawa keberkahan bagi kehidupan mereka,” ujar Hardi.

Politikus Partai Gerindra itu menuturkan, predikat haji mabrur harus tercermin dalam perilaku sehari-hari. Karena itu, ia berharap para jemaah dapat menjadi figur yang mampu mempererat persaudaraan dan menjaga keharmonisan di tengah masyarakat.

Menurutnya, Kabupaten Pati membutuhkan lebih banyak tokoh masyarakat yang mampu memberikan keteladanan, terutama dalam menjaga kerukunan dan semangat gotong royong.

“Sepulang dari Tanah Suci, para jemaah diharapkan dapat menjadi panutan di lingkungan masing-masing. Nilai kejujuran, kesabaran, dan kepedulian sosial yang diperoleh selama berhaji harus terus dijaga dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari,” katanya.

Hardi menambahkan, kehadiran para haji di tengah masyarakat juga diharapkan dapat memperkuat kehidupan keagamaan serta menjadi motivasi bagi generasi muda untuk meningkatkan kualitas ibadah dan akhlak.

“Jangan berhenti pada seremoni kepulangan. Justru setelah kembali ke tanah air, tantangan sesungguhnya adalah menjaga kemabruran itu dalam kehidupan sehari-hari. Jika hal itu bisa dilakukan, manfaatnya tidak hanya dirasakan keluarga, tetapi juga masyarakat luas,” tambahnya.

(ADV)

Pos terkait