PATI, mbjateng.com – Proyek penataan trotoar Jalan Panglima Sudirman yang akan dilanjutkan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dengan nilai anggaran sekitar Rp18 miliar mendapat perhatian DPRD Kabupaten Pati. Dewan meminta pelaksanaan pekerjaan dilakukan secara profesional dan sesuai perencanaan.
Wakil Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Pati, Samsi, menegaskan bahwa besarnya anggaran yang digelontorkan pemerintah pusat harus sebanding dengan kualitas hasil pembangunan yang nantinya dinikmati masyarakat.
Pernyataan tersebut disampaikan saat dirinya menemui masyarakat dalam agenda Reses Tahap II Tahun 2026.
“Anggaran yang dialokasikan cukup besar, sehingga hasil pekerjaannya juga harus benar-benar berkualitas. Jangan sampai ada pekerjaan yang cepat rusak atau tidak sesuai harapan masyarakat,” katanya.
Samsi menilai proyek tersebut merupakan kesempatan bagi Kabupaten Pati untuk meningkatkan kualitas kawasan perkotaan. Oleh karena itu, seluruh pihak terkait perlu memastikan pelaksanaan pembangunan berjalan sesuai spesifikasi teknis.
Selain itu, ia berharap koordinasi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dapat berjalan dengan baik selama proses pengerjaan berlangsung.
“Komunikasi dan pengawasan harus terus dilakukan agar proyek ini berjalan lancar. Tujuannya tentu supaya manfaatnya bisa dirasakan masyarakat secara maksimal,” imbuhnya.
Politisi PDI Perjuangan itu juga mengajak masyarakat untuk mendukung proses pembangunan yang saat ini sedang berjalan. Menurutnya, ketidaknyamanan sementara selama pengerjaan merupakan hal yang wajar selama hasil akhirnya memberikan manfaat yang lebih besar.
“Kami berharap masyarakat bersabar selama proses pembangunan berlangsung. Jika selesai sesuai target, fasilitas ini akan menjadi aset penting bagi Kota Pati,” tandasnya.
Penataan trotoar Jalan Panglima Sudirman diharapkan mampu menghadirkan kawasan pedestrian yang lebih nyaman, aman, serta mendukung penataan pusat kota yang lebih modern dan tertata.
(ADV)
