PATI, mbjateng.com – Penanganan ruas Jalan Tambakromo-Kayen dan jalur Tambakromo menuju Batas Kabupaten Grobogan mendapat perhatian dari Anggota DPRD Kabupaten Pati, Warsiti. Legislator Fraksi PDIP tersebut menilai perbaikan akses jalan diperlukan untuk mendukung aktivitas masyarakat di wilayah Tambakromo dan sekitarnya.
Warsiti yang berasal dari Kecamatan Tambakromo mengapresiasi adanya perhatian pemerintah daerah terhadap kondisi infrastruktur jalan di wilayah tersebut. Menurutnya, keberadaan jalan dengan kondisi yang baik sangat berkaitan dengan kelancaran aktivitas masyarakat.
“Kami mengapresiasi penanganan jalan Tambakromo-Kayen maupun jalur menuju batas Grobogan. Ini merupakan akses yang banyak digunakan masyarakat, sehingga perbaikannya tentu memberikan manfaat bagi warga,” ujar Warsiti.
Rehabilitasi tersebut dikemas dalam satu paket konsolidasi dengan nilai anggaran sekitar Rp9,328 miliar dan waktu pelaksanaan selama 120 hari.
Pada ruas Tambakromo-Kayen, pekerjaan dilakukan sepanjang sekitar 1.625 meter dengan lebar 4,5 meter. Penanganannya menggunakan overlay satu lapis Laston Lapis Antara (AC-BC) dengan ketebalan 5 hingga 7 sentimeter.
Sementara itu, pada ruas Tambakromo-Batas Kabupaten Grobogan, terdapat penanganan sepanjang sekitar 810 meter dengan lebar 4 hingga 5 meter menggunakan AC-BC setebal 5 hingga 7 sentimeter.
Selain itu, terdapat pekerjaan overlay Laston Lapis Aus (AC-WC) sepanjang sekitar 4.000 meter, dengan lebar 4 hingga 5 meter dan ketebalan sekitar 4 sentimeter.
Warsiti mengatakan peningkatan kondisi jalan tidak hanya memberikan kenyamanan bagi pengguna, tetapi juga membantu masyarakat dalam menjalankan kegiatan ekonomi dan aktivitas sehari-hari.
“Jalan ini menghubungkan beberapa wilayah. Kalau aksesnya baik, masyarakat lebih mudah bepergian, mengangkut hasil pertanian maupun menjalankan kegiatan ekonomi lainnya,” jelasnya.
Ia berharap pengerjaan rehabilitasi dapat dilaksanakan dengan memperhatikan kualitas dan ketahanan konstruksi. Menurutnya, hasil pekerjaan yang baik akan membuat manfaat pembangunan dapat dirasakan masyarakat lebih lama.
“Kami berharap pengerjaannya benar-benar sesuai spesifikasi dan kualitasnya dijaga. Jangan sampai baru selesai kemudian cepat mengalami kerusakan,” katanya.
Warsiti juga mendorong agar ruas-ruas jalan lain yang kondisinya membutuhkan perhatian dapat secara bertahap masuk dalam program penanganan pemerintah daerah.
“Masih ada sejumlah jalan yang membutuhkan perbaikan. Mudah-mudahan penanganannya bisa dilakukan secara bertahap sesuai kemampuan anggaran daerah,” tambahnya.
Sementara itu, Plt Sekretaris DPUTR Kabupaten Pati, Widyotomo, membenarkan adanya pekerjaan rehabilitasi pada ruas Tambakromo-Kayen dan Tambakromo-Batas Kabupaten Grobogan tersebut.
Dengan adanya penanganan tersebut, akses masyarakat di wilayah Tambakromo, Kayen hingga kawasan perbatasan Grobogan diharapkan menjadi lebih baik dan mendukung kelancaran mobilitas antarwilayah.
(ADV)
