Mbak Ning Ajak Ormas dan Dunia Usaha Bergerak Bersama Hadapi Kekeringan Pati

PATI, mbjateng.com – Penanganan krisis air bersih akibat kemarau panjang di Kabupaten Pati dinilai membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Pemerintah daerah tidak bisa bekerja sendiri menghadapi dampak kekeringan yang semakin meluas.

Anggota DPRD Pati dari Fraksi Golkar, Endah Sri Wahyuningati atau Mbak Ning, mengajak organisasi kemasyarakatan, komunitas, dunia usaha hingga masyarakat umum ikut bergerak membantu warga terdampak.

“Pemerintah tentu harus hadir, tetapi masyarakat juga bisa mengambil bagian. Ini momentum untuk menghidupkan kembali semangat gotong royong,” ujar Mbak Ning.

Menurutnya, bantuan berupa air bersih menjadi bentuk kepedulian yang paling dibutuhkan masyarakat ketika sumber air warga mulai mengering.

Ia mengapresiasi berbagai pihak yang selama ini telah ikut menyalurkan bantuan. Bahkan, bantuan air bersih di Pati datang dari berbagai unsur, termasuk pemerintah, perbankan, organisasi sosial dan pihak lainnya.

“Tidak perlu menunggu menjadi lembaga besar untuk membantu. Komunitas, perusahaan, organisasi, bahkan kelompok masyarakat bisa berkontribusi sesuai kemampuan,” katanya.

Mbak Ning berharap gerakan sosial tersebut dapat dilakukan secara terkoordinasi agar bantuan tidak menumpuk di satu wilayah, sementara desa lain masih mengalami kekurangan.

“Yang penting ada koordinasi. Kita ingin semangat gotong royong ini benar-benar memberikan manfaat langsung kepada warga yang sedang kesulitan,” pungkasnya.

(ADV)

Pos terkait