Muslihan Minta Olahan Bandeng Juwana Terus Dikembangkan agar Nilai Ekonominya Meningkat

PATI, mbjateng.com – Potensi ikan bandeng di Kecamatan Juwana dinilai masih memiliki peluang besar untuk dikembangkan menjadi berbagai produk bernilai ekonomi tinggi. DPRD Kabupaten Pati mendorong adanya inovasi pengolahan agar komoditas tersebut tidak hanya dipasarkan dalam bentuk produk yang selama ini sudah dikenal masyarakat.

Anggota DPRD Pati, Muslihan, mengatakan bandeng Juwana memiliki keunggulan karena sudah memiliki nama dan pasar tersendiri. Kondisi tersebut, menurutnya, menjadi modal penting untuk mengembangkan produk turunan yang lebih beragam.

“Bandeng Juwana sudah menjadi salah satu identitas produk Pati. Potensi ini jangan berhenti pada produk yang sudah ada, tetapi perlu terus dikembangkan agar nilai jualnya semakin tinggi,” ujar Muslihan.

Ketua Komisi B DPRD Pati itu menilai diversifikasi menjadi salah satu langkah yang dapat ditempuh pelaku usaha. Bandeng dapat diolah menjadi berbagai produk dengan konsep kemasan dan pemasaran yang menyesuaikan kebutuhan konsumen.

Menurutnya, inovasi tidak hanya berkaitan dengan proses pengolahan, tetapi juga mencakup desain kemasan, merek, kualitas produk hingga strategi pemasaran. Dengan demikian, produk olahan bandeng dari Juwana dapat memiliki daya saing lebih kuat.

“Yang perlu didorong adalah bagaimana satu komoditas bisa melahirkan banyak produk. Kreativitas seperti ini akan memberikan tambahan pendapatan bagi pelaku usaha sekaligus memperluas pasar,” jelasnya.

Muslihan juga meminta pemerintah daerah memberikan pendampingan kepada pelaku usaha, terutama usaha mikro dan kecil yang bergerak di sektor pengolahan hasil perikanan. Pendampingan dapat diberikan melalui pelatihan produksi, pengemasan, pemasaran hingga pengurusan berbagai kebutuhan usaha.

Ia menilai keterlibatan generasi muda juga penting dalam proses tersebut. Anak muda dinilai memiliki kemampuan untuk memanfaatkan teknologi digital dalam memperkenalkan produk lokal kepada konsumen di luar daerah.

“Anak muda bisa mengambil peran dalam sisi kreativitas dan pemasaran digital. Ini yang harus dipadukan dengan potensi perikanan yang sudah dimiliki Pati,” katanya.

Selain meningkatkan pendapatan pelaku usaha, pengembangan produk turunan bandeng dinilai dapat memperkuat identitas ekonomi daerah. Produk khas Juwana yang dikemas secara modern berpeluang menjadi oleh-oleh sekaligus komoditas yang dipasarkan lebih luas.

Muslihan berharap inovasi tersebut dilakukan secara berkelanjutan dengan menjaga kualitas produk. Menurutnya, peningkatan nilai tambah harus diikuti dengan konsistensi agar kepercayaan konsumen tetap terjaga.

“Kalau inovasi dilakukan terus dan kualitasnya dijaga, bandeng Juwana bisa memiliki pasar yang jauh lebih luas. Ini peluang yang harus dimanfaatkan,” pungkasnya.

(ADV)

Pos terkait