Tak Hanya Cerdas Akademik, Ulin Nuha Harapkan Krenova Lahirkan Solusi Konkret Masalah Daerah

PATI – Kabupaten Pati saat ini dihadapkan pada berbagai tantangan riil pembangunan, mulai dari persoalan pengelolaan sampah, optimalisasi sektor pertanian pesisir, hingga digitalisasi layanan publik desa. Menghadapi dinamika tersebut, DPRD Kabupaten Pati berharap ajang Krenova Pati Innovation Award 2026 mampu melahirkan terobosan teknologi tepat guna yang mampu mengurai masalah-masalah lokal tersebut.

Arah inovasi pemuda masa kini dinilai harus mulai bergeser ke arah yang lebih membumi. Parlemen mengapresiasi draf-draf penelitian peserta Krenova tahun ini yang banyak memanfaatkan potensi limbah lokal untuk diubah menjadi barang bernilai guna tinggi, sebuah indikator bahwa kepekaan sosial pemuda Pati sangat tinggi.

Anggota DPRD Pati dari Fraksi PPP, Moh Ulin Nuha, menegaskan bahwa daerah tidak lagi kekurangan orang pintar, melainkan kekurangan sosok problem solver yang mampu meramu sains menjadi solusi praktis harian bagi hajat hidup orang banyak.

“Kabupaten Pati membutuhkan generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga mampu menciptakan solusi atas berbagai persoalan yang ada. Semangat inovasi seperti inilah yang harus terus dipupuk,” tegas Ulin saat ditemui di gedung parlemen.

Ulin memaparkan, karya-karya pemenang Krenova seharusnya diuji coba secara langsung pada instansi pemerintahan atau desa-desa binaan. Jika ada pelajar yang menciptakan sistem deteksi dini banjir atau pengolah pupuk organik berbasis IoT, sudah sepatutnya dinas teknis memberikan ruang uji kelayakan di lapangan.

Melalui sinkronisasi antara karya riset pemuda dan kebutuhan riil daerah, Krenova tidak akan lagi dicap sekadar sebagai ajang pameran di atas meja, melainkan panggung nyata pembuktian sumbangsih pemuda bagi kemajuan daerah seutuhnya.

banner 300x250

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *