Kegagalan Sistem Penyiapan SDM: Mengapa Kepala Sekolah di Pati Terus Dijabat PLT?

Ketergantungan pada status Pelaksana Tugas (PLT) untuk posisi kepala sekolah dianggap sebagai bukti kegagalan sistem penyiapan sumber daya manusia (SDM). Narso, Ketua Komisi A DPRD Kabupaten Pati, menyebut bahwa daerah seharusnya memiliki stok calon pemimpin yang siap pakai melalui sistem kaderisasi yang baik.

Narso mengkritik ketiadaan skema yang terencana dalam menjaring guru-guru potensial untuk naik level menjadi kepala sekolah. Akibatnya, saat ada kekosongan jabatan karena pensiun atau hal lain, pemerintah daerah gagap dan akhirnya mengambil jalan pintas dengan menunjuk PLT secara terus-menerus.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

“Kenapa harus PLT terus? Karena kita tidak menyiapkan calon melalui sistem yang baik,” ujarnya. Pernyataan ini merupakan kritik pedas terhadap pola manajemen kepegawaian yang dianggap reaktif dan tidak memiliki visi jangka panjang dalam memperkuat struktur organisasi pendidikan.

Ia mendorong agar dinas terkait segera membenahi sistem rekrutmen dan diklat calon kepala sekolah. Baginya, penyiapan SDM yang unggul adalah harga mati jika ingin melihat manajemen sekolah di Kabupaten Pati berjalan secara profesional dan berkelanjutan.

(ADV)

banner 300x250

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *