PATI, mbjateng.com – Dugaan keracunan siswa setelah mengonsumsi Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Gembong menjadi pengingat pentingnya sistem respons cepat di lingkungan sekolah.
Wakil Ketua III DPRD Pati Suwito menilai sekolah harus memiliki mekanisme yang jelas ketika siswa mengalami keluhan kesehatan setelah menyantap makanan MBG.
“Ketika ada siswa yang mengalami mual, muntah atau pusing setelah mengonsumsi makanan, responsnya harus cepat. Sekolah dan pihak terkait harus segera berkoordinasi agar kondisi siswa bisa ditangani dan sumber masalahnya dapat segera diperiksa.”
Menurut Suwito, pencegahan tidak hanya berada di tangan penyedia makanan. Sekolah sebagai penerima distribusi juga memiliki peran dalam memastikan makanan diterima dan dibagikan sesuai prosedur.
Ia berharap kejadian di Gembong menjadi evaluasi untuk membangun sistem pengawasan berlapis.
Dengan mekanisme tersebut, persoalan kesehatan yang muncul setelah konsumsi MBG dapat segera ditangani sebelum meluas.
(ADV)
