Bangun Generasi Berkarakter, Kapolresta Pati Sampaikan Pesan Khusus kepada Pelajar

PATI, mbjateng.com – Polresta Pati terus mendorong terciptanya lingkungan pendidikan yang aman sekaligus membentuk generasi muda yang berintegritas. Salah satu langkah yang dilakukan yakni melalui program Polisi Peduli Pendidikan, dengan Kapolresta Pati Kombes Pol Sigit, S.I.K., M.H., bertindak sebagai pembina upacara di SMA Negeri 1 Pati, Senin (26/10/2026).

Upacara yang berlangsung sejak pukul 07.00 WIB tersebut menjadi sarana bagi kepolisian untuk memberikan pemahaman kepada pelajar tentang pentingnya disiplin, tanggung jawab, etika, dan kepatuhan terhadap aturan.

Dalam arahannya, Kombes Pol Sigit menegaskan bahwa pendidikan memiliki peran lebih luas daripada sekadar meningkatkan kemampuan akademik. Menurutnya, keberhasilan siswa juga tercermin dari perilaku sehari-hari, kejujuran, sikap menghargai orang lain, serta kemampuan menerapkan nilai-nilai positif dalam kehidupan.

Ia meminta para siswa menjadikan kedisiplinan sebagai kebiasaan, baik saat berada di sekolah maupun di luar lingkungan pendidikan. Mematuhi tata tertib, menghormati guru, dan mengikuti pelajaran dengan sungguh-sungguh merupakan langkah awal untuk membangun karakter yang kuat.

Perhatian khusus juga diberikan terhadap persoalan perundungan yang masih menjadi tantangan di lingkungan pendidikan. Kapolresta Pati mengingatkan bahwa tindakan mengejek, mengucilkan, mengintimidasi, hingga melakukan kekerasan kepada teman tidak boleh dianggap sebagai bentuk candaan.

Perilaku tersebut dapat memengaruhi kondisi psikologis korban dan mengganggu kenyamanan dalam mengikuti kegiatan belajar. Oleh karena itu, siswa diharapkan mampu membangun pergaulan yang sehat dengan mengedepankan rasa saling menghormati dan kepedulian terhadap sesama.

Kombes Pol Sigit turut mengajak para pelajar untuk tidak menutup mata ketika melihat tindakan bullying. Siswa diminta melaporkan kejadian tersebut kepada guru atau pihak sekolah agar dapat segera ditindaklanjuti.

Ia juga mengingatkan bahwa perilaku negatif dapat terjadi di ruang digital. Para siswa diharapkan menggunakan media sosial secara bertanggung jawab, tidak menyebarkan penghinaan maupun kebencian, serta menghindari tindakan yang dapat merugikan orang lain.

Selain itu, bahaya penyalahgunaan narkoba menjadi materi penting dalam pembinaan tersebut. Kapolresta Pati mengimbau para pelajar agar tidak mencoba narkoba dan tidak mudah terpengaruh ajakan yang dapat merusak masa depan.

Menurutnya, menjaga diri dari lingkungan pergaulan yang negatif merupakan bagian dari tanggung jawab setiap pelajar. Masa muda perlu dimanfaatkan untuk memperluas pengetahuan, mengembangkan keterampilan, dan melakukan berbagai kegiatan yang memberikan manfaat.

Di tengah pesan pencegahan tersebut, Kombes Pol Sigit juga memberikan dorongan kepada siswa SMAN 1 Pati untuk terus meningkatkan prestasi. Ia menilai setiap pelajar mempunyai potensi yang dapat dikembangkan selama disertai kemauan belajar, kerja keras, dan kedisiplinan.

Melalui kegiatan ini, Polresta Pati berharap hubungan antara kepolisian dan institusi pendidikan semakin kuat. Dukungan guru, orang tua, dan masyarakat juga dinilai penting agar pembinaan karakter dapat berjalan secara berkelanjutan.

Kolaborasi tersebut diharapkan mampu menekan potensi kenakalan remaja, mencegah perundungan, serta meningkatkan kesadaran pelajar terhadap bahaya narkoba dan pentingnya menaati hukum.

Polresta Pati turut mengingatkan masyarakat bahwa layanan Call Center Polri 110 dapat digunakan untuk memperoleh bantuan kepolisian maupun melaporkan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.

Melalui program Polisi Peduli Pendidikan, Polresta Pati berharap lahir generasi muda yang tidak hanya memiliki prestasi akademik, tetapi juga menjunjung tinggi etika, menghormati sesama, serta mampu menjadi bagian dari terciptanya lingkungan sekolah yang aman dan kondusif.

(Humas Polresta Pati)

Pos terkait